Hari perkiraan lahir bayiku telah tiba, kontraksi palsu datang silih berganti. Akhirnya tengah malam kontraksi asli itu benar-benar datang, kuberitahu suamiku bahwa aku akan segera melahirkan karena rasa ingin mengejan sendiri itu mulai datang seperti sudah diujung tanduk.
Tak lama kemudian Ambulance datang ke kediaman kami. Di dalam Ambulance suami menenangkan aku dengan mengelus-elus punggungku dan memberi kata-kata motivasi untuk menyemangatiku.
Sampailah aku dirumah sakit ternama di negara ini, perawat dan dokter langsung membawa ke kamar VVIP yang sudah disiapkan khusus untukku. Semua peralatan untuk menunjang persalinanku sudah siap sedia. Dokter Obgyn dan Dokter Anak pribadiku beserta para asistennya sudah berada di dalam dan siap menolong persalinanku.
Akhirnya 20 menit kemudian dengan proses persalinan spontan, lahirlah bayi laki-laki sehat, sempurna tanpa kurang suatu apapun, dia tampan seperti ayahnya. Bayiku di taruh di dadaku untuk IMD sementara para perawat membersihkan tubuh bagian bawahku yang menjadi tempat keluarnya bayiku melihat dunia.
Suamiku melarang siapapun menjengukku di rumah sakit, hanya keluarga inti saja yang dipersilahkan bertemu aku dan bayiku.
Dokter dan perawat selalu memantauku setiap jamnya, makananku sangat dijaga agar ASIku deras dan berkualitas, yang tidak membuat perubahan drastis pada berat badanku (melar).
Berat badanku kembali seperti sebelum hamil, hanya perutku saja yang masih sedikit membuncit. Wajar karena baru tiga hari aku bersalin. Dan ini juga hasil aku menjaga asupan makanan selama masa kehamilan. Jadi berat badanku cepat kembali ke berat badan semula.
Tiga hari kemudian kami pulang dari rumah sakit, dijemput oleh supir pribadi keluarga kami. Sesampainya di rumah, semua keluarga besar berkumpul menyambut kepulangan kami dengan membawa hadiah-hadiah untukku dan bayiku, sementara bayiku langsung digendong oleh pengasuh dan dibawa ke dalam kamar yang sudah kusiapkan khusus putraku.
Semua hadiah yang kuterima sangat fantastis dari segi harga dan rupanya. Apalagi pemberian dari nenek mertua yaitu satu set berlian.
Setelah bercengkerama dengan mereka, aku langsung masuk ke kamar untuk beristirahat sekaligus pumping ASIku.
Esoknya, pemilik salon ternama datang ke rumah untuk memberikanku treatment-treatment sehabis melahirkan. Mulai dari creambath, masker rambut, facial, masker wajah, pijat, lulur, dan sebagainya.
Seluruh tubuhku sangat rileks sekali, sehingga tidak ada tempat untuk Baby Blues menyerangku. Itu semua karena fasilitas dan pelayanan yang kudapatkan dari suami dan keluarganya.